BOEMENT TEKNIK
CARI DISINI...!!!
STATISTIC
Categories
- artikel (15)
- artis (1)
- bondan (4)
- download-bondan (1)
- facebook (1)
- filsafat (2)
- lubuk hati (4)
- motivasi bisnis (1)
- mutiara kata islami (13)
- pas band (1)
- pikirkanlah (3)
- religy (7)
- slank (1)
- sport (3)
Followers
Showing posts with label artikel. Show all posts
Showing posts with label artikel. Show all posts
Wednesday, July 25, 2012
Yu Yuan Gadis Kecil Penderita Leukemia Berhati Malaikat"
Published :
9:46 PM
Author :
Djendral's Jack
Saturday, July 14, 2012
DUNIA DALAM GENGGAMAN
Published :
5:23 AM
Author :
Djendral's Jack
pertama mengenal internet saya sama sekali belum terpikir suatu saat nanti internet akan jadi semudah sekarang. Jaman itu, mengakses internet adalah hal yang mewah. Ada harus punya komputer sendiri, laptop masih sangat jarang. Anda harus punya jaringan telepon karena internet mobile belum tersedia dan terakhir anda harus punya modem yang harganya tidak murah.
Ketika itu layanan internet memang masih mahal, kecepatannyapun belum seperti sekarang. Punya internet kencang adalah sebuah lambang kemakmuran tentu saja, mengingat harganya yang memang masih melambung tinggi. Ketika itu mungkin masih sedikit orang yang membayangkan bahwa suatu hari nanti internet akan hadir dalam genggaman dan bisa dibawa ke mana saja.
Di awal tahun 2000an, warnet mulai ramai. Harga akses internet makin murah dan terjangkau. Seingat saya kisaran harganya sekitar Rp. 6000 hingga yang paling mahal sekitar Rp. 15.000an per jam. Di awal tahun 2000an itu juga saya mulai kecanduan internet. Setiap berapa hari sekali, warnet jadi tempat nongkrong untuk sekadar mengecek inbox email atau berkelana ke sana-ke mari.
Namanya teknologi memang tidak pernah berhenti berinovasi, berevolusi atau bahkan revolusi. Tingkat kebutuhan masyarakat akan internet makin tinggi dan para pemilik modal melihat itu sebagai sebuah peluang baru. Tidak heran kalau kemudian hadir beragam layanan baru yang makin mendekatkan internet kepada para penggunanya.
Kalau dulu internet hanya bisa dinikmati secara fixed ( di tempat yang diam ) maka perlahan-lahan internet kemudian hadir dalam bentuk yang lebih dinamis. Internet bisa diakses lewat beragam telepon selular yang bisa digenggam dan dibawa ke mana saja.
Memasuki pertengahan dasawarsa 2000an, internet mobile makin marak. Produsen telepon genggam juga makin sibuk bersaing menyiapkan perangkat mobile dengan kemudahan akses internet. Penyedia jasa layanan tentu tidak mau kalah. Percuma punya handled canggih kalau data layanan tidak mendukung, kan ?
Hanya saja masa itu mengakses internet tidak gampang. Punya handled yang mendukung layanan internet dan punya operator yang juga mendukung ternyata bukan jaminan. Beberapa kali saya terpaksa pusing dan akhirnya menyerah ketika mengawinkan handled dan operator ternyata tidak mudah.
Ada beberapa langkah yang harus dilakukan sebelum handled bisa terhubung dengan internet. Orang awam tentu akan bingung bila sudah mendengar kata APN, VPN, Proxy, dll. Ujung-ujungnya kemudian menyerah.
Saya mungkin beruntung karena beberapa kali saya bisa mengawinkan antara handled dan operator, tapi mungkin masih banyak yang tidak seberuntung saya, atau malah tidak peduli.
Teknologi memang tidak pernah diam, dia selalu bergerak ke depan mencari cara-cara baru untuk memudahkan kita manusia. Dulu internet hanya bisa dinikmati di tempat tertentu dan dengan diam, sekarang internet bisa dinikmati di mana saja dan sambil bergerak. Dengan inovasi-inovasi dari para pencipta perangkat keras dan penyedia layanan, dunia memang betul-betul serasa dalam genggaman.
Ketika dunia berada dalam genggaman, saatnya kita menikmatinya. Bukan begitu ?
Ketika itu layanan internet memang masih mahal, kecepatannyapun belum seperti sekarang. Punya internet kencang adalah sebuah lambang kemakmuran tentu saja, mengingat harganya yang memang masih melambung tinggi. Ketika itu mungkin masih sedikit orang yang membayangkan bahwa suatu hari nanti internet akan hadir dalam genggaman dan bisa dibawa ke mana saja.
Di awal tahun 2000an, warnet mulai ramai. Harga akses internet makin murah dan terjangkau. Seingat saya kisaran harganya sekitar Rp. 6000 hingga yang paling mahal sekitar Rp. 15.000an per jam. Di awal tahun 2000an itu juga saya mulai kecanduan internet. Setiap berapa hari sekali, warnet jadi tempat nongkrong untuk sekadar mengecek inbox email atau berkelana ke sana-ke mari.
Namanya teknologi memang tidak pernah berhenti berinovasi, berevolusi atau bahkan revolusi. Tingkat kebutuhan masyarakat akan internet makin tinggi dan para pemilik modal melihat itu sebagai sebuah peluang baru. Tidak heran kalau kemudian hadir beragam layanan baru yang makin mendekatkan internet kepada para penggunanya.
Kalau dulu internet hanya bisa dinikmati secara fixed ( di tempat yang diam ) maka perlahan-lahan internet kemudian hadir dalam bentuk yang lebih dinamis. Internet bisa diakses lewat beragam telepon selular yang bisa digenggam dan dibawa ke mana saja.
Memasuki pertengahan dasawarsa 2000an, internet mobile makin marak. Produsen telepon genggam juga makin sibuk bersaing menyiapkan perangkat mobile dengan kemudahan akses internet. Penyedia jasa layanan tentu tidak mau kalah. Percuma punya handled canggih kalau data layanan tidak mendukung, kan ?
Hanya saja masa itu mengakses internet tidak gampang. Punya handled yang mendukung layanan internet dan punya operator yang juga mendukung ternyata bukan jaminan. Beberapa kali saya terpaksa pusing dan akhirnya menyerah ketika mengawinkan handled dan operator ternyata tidak mudah.
Ada beberapa langkah yang harus dilakukan sebelum handled bisa terhubung dengan internet. Orang awam tentu akan bingung bila sudah mendengar kata APN, VPN, Proxy, dll. Ujung-ujungnya kemudian menyerah.
Saya mungkin beruntung karena beberapa kali saya bisa mengawinkan antara handled dan operator, tapi mungkin masih banyak yang tidak seberuntung saya, atau malah tidak peduli.
Teknologi memang tidak pernah diam, dia selalu bergerak ke depan mencari cara-cara baru untuk memudahkan kita manusia. Dulu internet hanya bisa dinikmati di tempat tertentu dan dengan diam, sekarang internet bisa dinikmati di mana saja dan sambil bergerak. Dengan inovasi-inovasi dari para pencipta perangkat keras dan penyedia layanan, dunia memang betul-betul serasa dalam genggaman.
Ketika dunia berada dalam genggaman, saatnya kita menikmatinya. Bukan begitu ?
GALAU
Published :
1:27 AM
Author :
Djendral's Jack

========================================================================
Menunggu CINTA mu itu seperti menunggu DAMRI jurusan kuburan, yang gak akan pernah datang..
Hanya foto-fotomu yang menemani hari-hariku. Karena cuma itu yang kamu sisakan untukku
Hujan datang menyerbu.. dingin datang kepadaku.. aku sayang kepadamu.. tapi kamu ga sayang kepadaku..
Percuma aku pacaran sama kamu ternyata kamu cuman fotocopy dari penjahat yg mau bunuh aku
Ktika harga utk foto box cuma 55rb sbanyak 8x foto..itu sama saja cinta kmu
Mengagumi kamu itu ibarat Foto,bisa dilihat tapi gak bisa disentuh
Aku tau kamu udah jadi milik dia,tapi apakah aku boleh bila masih mencintaimu? #galau
Kau telah menjadi miliknya , tak sepantasnya ku rebut kau darinya , biarlah ini menjadi kisah cintaku.
Oh my God!! Napa ya cintaku seperti klise foto?? :( Terlihat jelas pesonanya ketika hanya disinari cahaya dollar.
gue th' pengen nangiz d.dpan loe ! biar loe tch' tew rasaa sakittttt yg gue alamii :'(
ksalah yg kmu lakuin lebih sakiiiit kmu slingkuh masih q maaf kan tapi....ksalhan q hanya telat waktu kmu sdah tinggalin aq...knpa beib knpa....kamu tega...

========================================================================
Sakit karna hujan itu tak seberapa,,ketimbang sakitnya hati,,saat kau tinggalkan aku bersama diri'a...T_T
km bagai kn tukang poto yg keliling ya krna km sllu mengeli”ngi hati aku dan hati cowo² yg lain
Bieb, inikah bukti sayangmu? Fotonya kamu buat wallpaper di HP, kau taruh di dompetmu! Sedang fotoku u/ nakutin tikus
Maaf bila suatu saat nanti ku sudah tak ada disisimu lagi, bkn karna ku berhenti mencintaimu, tp ku berusaha berhenti saling menyakiti. :')
Aku harus bertahan untuk menantimu, meski penantian ini begitu berat, kesabaran dalam iman telah menepis kegalauan hatiku
Dalam hidup, orang tak akan peduli berapa banyak yg kamu tahu hingga mereka tahu berapa banyak kamu peduli pada mereka.
Jalanan ke tembok china ku lalui, hamparan samudra pasifik ku arungi, tapi kenapa cinta kita tak kunjung bersemi ?
Kau takkan tahu sbrp tulus ssorg mencintaimu sampai kau melihat sbrp tulus ia mencintaimu dlm kondisi terburukmu
Menanti cinta darimu, sama kayak ngukur jalanan. Seakan tak berujung, namun kau tak kunjung mengerti dan membalasnya.
Ketika kamu membenci seseorang, kamu sedang membuat hidupmu semakin rumit.
Nggk ush kmu mmbri aku hrpan sebsar itu, jika kmu sndiri yg menghncurkan itu dngn sikap mu yg dingin ke aku
Jangan pernah menyerah! Jika Tuhan belum menjawab doamu, itu karena Tuhan punya rencana yg lebih baik tuk hidupmu.
Jalanan terpanjang bukanlah jalan dari sabang ke merauke, tapi jalan ke hatimu ketika kamu masih kepikiran mantan terus.
Kenapa kau tak prnah mengerti prasaan q walaupun q sdah brkorban dmi cnta q ke kmu tetapi mlah kmu memlih dia

========================================================================
Kita pacaran kayak TV aku yah , Suka putus-Putus channel nya :'(
Janjimu kesaya untuk berFOTO pre-wedding, tapi sekarang bukan dengan diriku, tapi melainkan dengan orang lain
Waktu kamu mesra sama aku, aku merasa bahagia banget. Tapi waktu aku lihat kamu mesra sama orang lain, hatiku SAKIT banget.
foto aja bisa membagikan hasilnya ke banyak orang tapi kamu ga membagikan hati ke aku
Manusia belajar sakit untuk mengenal sehat, maka dari itu aku belajar sakit hati untuk mendapatkan cinta sejati :(
Jomblo, bukan karna AKU gak laku. Jomblo, karna AKU pengen menikmati masa muda AKU tanpa sakit hati.
Ketika rindu terasa sesak dalam dada, membungkus sakit yang menyayat hati, bagai labirin cinta tanpa jalan keluar.
Kamu tau ga' rasa sakit yang susah hilang itu apa? rasa sakit yang susah hilang tuh rasa sakit saat kamu bilang kita putus :(
angan pernah siasiakan orang yang menyayangimu. Terkadang kita harus meng egoiskan diri kita sendiri, dengarkan hati paling dalam ;)
Sakitnya tusukan 1000 jarum belum bisa ngalahin sakitnya saat kamu ngomong "kita putus ! karna gue udah gak ada rasa sama loe"
Ada ga' ya obat kebal? Aku akan beli sebannyak-banyaknya buat nahan rasa sakit yang aku rasakan karena lama memendam perasaan ini ke kamu :(
Kalau sakit ragaku masih ada dokter yang bisa nyembuhin, tapi siapa yang bisa nyembuhin hatiku saat kulihat kau selingkuh denganya.
Bener ya lebih baik sakit gigi, daripada sakit hati, apalagi ketika kamu balikan sama mantanmu dan ninggalin aku.
Jalan-jalan ke Belanda beli topi, pulangnya mampir ke toko roti. Aku sakit ngeliat kamu kayak gini, move on ke lain hati :(
Selemah-lemahnya pacar adalah pacar yang hilang di malam mingguan.
Jika kini kita sudah tak bersama. Aku akan slalu tersenyum akan hadirmu. Tapi hati ini akan terluka kembali jika kau bersama yang lain :(
Jika waktu tak mampu lagi mengajariku melupakanmu, lalu dengan apa lagi Tuhan menguji kesetiaanku.
Kelak, bukan aku yang akan kamu rindukan, tapi hatiku, rumah ternyaman yang pernah dihuni oleh cintamu.
Baru kemaren kita jalan sama-sama, sekarang kamu sudah jalan sama orang lain :(
Aku tidak berharap untuk menjadi yang terpenting dihidupmu. Karena itu merupakan permintaan yang terbesar bagiku. Aku hanya berharap suatu saat nanti, jika kau melihat aku. Kau akan tersenyum dan berkata "Dialah orang yang selalu menyayangiku".
Seandai'a kita masih pacaran. Mungkin aku adalah wanita paling bahagia di dunia ini.
Pernah ku sekali ingin berlari dan menghapus semua tentangmu dari hidupku. Tapi ku katakan juga untuk kesekian kali, aku berserah dan kuakui !! Aku tak bisa tanpamu. Aku ingin merajut bahagia walau semu adanya. Dan biarkan aku menjadi bahagia dengan caraku sendiri. Ini kelak akan jadi cerita, tertutup rapat. Hanya kamu dan aku CUKUP !!
Yang membuat kita sedih adalah melihat orang yang kita sayangi menyayangi orang lain. Tapi ada hal yang lebih menyedihkan adalah melihat orang yang kita sayangi pura-pura menyayangi kita, hanya untuk buat kita tersenyum. <(@_@)>
Mungkin foto kamu di kamarku bisa aku bakar dan menghilang tapi foto kamu di hatiku selalu terbingkai dan tak hilang
it foto spa?|fotoku|sendirian aja foto.a?|iya|seandai.a aku bs jd psngan d foto itu, psti km ga bkl sndirian kLo foto
Waktu lo upload foto lo di twitt, gue sneng. Tapi pas lo upload foto lo sma dia. Hati gue SAKIT BGT ! TAU GK LO
Dimana bisa ku operasi hati ku yang telah kau buat sakit karna janur kuning yang kau gantung itu.
Tau gak foto apa yang bikin gue galau? | Apa emang? | Fotoin kamu pra wedding sama pacar kamu
Tau ga' rasa sakit di gebukin orang 1 kampung? tapi itu belom sesakit waktu kamu ninggalin aku.
Yang bisa aku lakuin cuma ngambil fotomu secara candid, karena kamu ngga pernah mau deket-deket sama aku
Nggk ush kmu mmbri aku hrpan sebsar itu, jika kmu sndiri yg menghncurkan itu dngn sikap mu yg dingin ke aku
Liat kamu inget foto KTP . Abis Kecil-kecil bermakna , meski kecil membuat hati terpana
Cinta itu kaya hujan. Walaupun bikin sakit tapi selalu bisa bikin aku nyaman di setiap rasa sakit.
Aku buatmu seperti fotoku dalam dompetmu..dibawa tapi tak tersentuh..dibiarkan..tak dilihat
Sakit itu bukan di putusin, atau diselingkuhin, sakit itu ketika kamu ada di dekat aku, dan aku gak bisa dapetin kamu.
Aku gak bisa lupain kamu yang dulu pernah ada dihati aku dan sampaii sekarang :(
saat ini cuma foto kamu yang menemani aku..cepat pulang agar aku tak perlu menangis dengan memeluk fotomu lagi
Berakit-rakit kehulu, berenang-renang ketepian. Sungguh sakit hatiku karna kita gak pernah bisa jadian.. :(
Foto kamu aja masi ada didompetku,tapi fotoku uda tergantikan sama cewek laen.
========================================================================
Gue (?','?) kangen Eloh (?'o')? tapi Elo (?'?')? ga pernah nyadar itu (???)
U to me is like d rain to Jakarta's traffic. Makes everything worse, stuck, & terribly complicated.
Yet I won't ever leave this town
klo ak pnya pintu doraemon ak pngen masuk ke hati km , biar ak tau perasaan km ke ak sama gak kaya perasaan ak ke km
aku tidak galau, tetapi aku cuma takut kehilanganmu...
berharap hp ini menerima sms dr mu di malam ini
pas lo lagi susah, lo baru nyariin gue, deketin gue. gue bukan tempat sampah lo!
lo siapa sih? penting ga sih lo? sehebat apa sih lo sampe bikin gue galau terus kaya gini
Lagu yang kamu banget saat ini apa?
Pacaran sama AC aja kalo nyari pacar yang bikin adem.
Yang pacaran: dibangunin pacar. Yang LDR: dibangunin pacar dari jauh. Yang jomblo: gak bangun-bangun.
Kenapa kamu harus ngomong ke aku kalo emang endingnya yg kamu ceritain dan sedihin itu cuma dia
Buat apa kamu dulu bilang kata2 manis ke aku kalo ujung2nya kamu nyakitin perasaan aku?
korban penipuan mah ga sakit,korban kecelakaan juga biasa,tpi kalo jdi korban perasaan kmu itu rasanya sakit bgt :'(
"Kamu tau gak rasanya ketusuk paku? Sakit banget kan? Sama kaya perasaan aku pas ngeliat kamu sama cowok lain…"
Perasaan cintaku udah ku curahkan ke kamu. Tapi kamu masih aja mikirin mantan kamu
Kapan sih kamu tau, perasaan aku ke kamu itu melebihi luasnya gurun pasir dan dalamnya lautan?
Punya pacar, tp gak punya pulsa emang menyakitkan. Tp gak punya pacar dan pulsa banyak jauh lebih menyakitkan. *SMSan sama operator*
Semoga kumpulan kata-kata galau untuk yang sedang galau patah hati ini bisa bermanfaat dan bisa jadi inspirasi Anda.
Yang pacaran: ngasih kado langsung. Yang LDR: ngasih kado dipaketin. Yang jomblo: dijadiin kado; buat singa.
Yang pacaran: Mau kujemput jam berapa? Yang LDR: Mau aku ke sana tanggal berapa? Yang jomblo: Mau gantung diri di mana?
pacaran sama kulkas saja kalo ujung-ujungnya sikapnya dingin banget...
Lo bisa kan ngga jadi cowok PHP?
udah LDR, jarang ketemu, kalo pulsanya abis cuma bisa diem
gw sakit, gw nangis, gw galau, gw patah hati berkali2, gw badmood syapa yang bikin LO !
kapan sih lo bisa ngehargain gue? kapan lo bisa nganggep gue ada?
emoga pacar baru kamu bisa jagain kamu lebih baik dari aku. Take care.
Nangis, kesel, putus asa, kecewa, marah, patah hati, cemburu itu yang gw rasain ke lo
Dikacangin mlm ini,,bikin aq makin geregetan,, arrrggghhh
Gila diatur-atur mulu. Pacaran sama orang apa rambu lalu-lintas?
lo dulu ngebuang gue kayak sampah , sekarang lo sujud2 minta balikan lagi sama gue , cuih
Cinta itu ky kembang api,bersinar indah tp gak tahan lama
Jangan ngomongin keadilan deh, kalo masih banyak jomblo yang belum kebagian cinta
Bukan perpisahan yang ku tangisi,,tapi pertemuan yang ku sesali
Bapak kamu harry poter ya | kok tw sih ? | karena kau telah meng expectro petronum kan hati ku
Padahal lo sering BEGETE bikin gue nyesek, tp kenapa gua msh sayang sama lo yah
Friday, July 13, 2012
Tetapi Janganlah Menyerah
Published :
11:42 PM
Author :
Djendral's Jack
Ketika segalanya tidak berjalan dengan baik seperti yang sering terjadi, ketika jalan yang kita lalui dengan susah payah tampak begitu berat, ketika penghasilan begitu sedikit dan hutang menumpuk, dan kita ingin tersenyum, tetapi kita harus berkeluh kesah...
Ketika kesulitan mengecewakan kita, rasanya begitu pahit!
Marilah beristirahat bila perlu, tetapi janganlah menyerah.
Memang hidup dan segala seluk-beluknya tampak aneh, seperti yang pernah saya alami. Dan sering kali seseorang berbalik arah, ketika mereka mungkin bisa menang! Jangan menyerah, meski jalannya lambat, kita dapat berhasil dengan mencobanya lagi.
Terkadang sasaran tampak begitu lebih dekat dari segalanya. Sering kali seorang pejuang telah menyerah ketika mereka mungkin dapat merebut piala kemenangan, dan mereka terlambat untuk belajar karena malam telah tiba. Bahwa sebenarnya mereka begitu dekat dengan "mahkota emas". Dan bisa saja mungkin tinggal selangkah lagi...
Keberhasilan ada di balik kegagalan. Warna perak dari awan keraguan, dan kita tidak akan pernah tahu seberapa dekat lagi sebenarnya. Bagi kita (keberhasilan itu) tampak jauh, tapi sebenarnya sudah dekat. Jadi mari bertahanlah untuk berjuang saat kita menghadapi kesulitan yang tersulit sekalipun. Di mana segalanya tampak begitu buruk, jangan pernah menyerah.
Jangan pernah, jangan pernah, jangan pernah menyerah.
Teruslah berjuang
Ketika kesulitan mengecewakan kita, rasanya begitu pahit!
Marilah beristirahat bila perlu, tetapi janganlah menyerah.
Memang hidup dan segala seluk-beluknya tampak aneh, seperti yang pernah saya alami. Dan sering kali seseorang berbalik arah, ketika mereka mungkin bisa menang! Jangan menyerah, meski jalannya lambat, kita dapat berhasil dengan mencobanya lagi.
Terkadang sasaran tampak begitu lebih dekat dari segalanya. Sering kali seorang pejuang telah menyerah ketika mereka mungkin dapat merebut piala kemenangan, dan mereka terlambat untuk belajar karena malam telah tiba. Bahwa sebenarnya mereka begitu dekat dengan "mahkota emas". Dan bisa saja mungkin tinggal selangkah lagi...
Keberhasilan ada di balik kegagalan. Warna perak dari awan keraguan, dan kita tidak akan pernah tahu seberapa dekat lagi sebenarnya. Bagi kita (keberhasilan itu) tampak jauh, tapi sebenarnya sudah dekat. Jadi mari bertahanlah untuk berjuang saat kita menghadapi kesulitan yang tersulit sekalipun. Di mana segalanya tampak begitu buruk, jangan pernah menyerah.
Jangan pernah, jangan pernah, jangan pernah menyerah.
Teruslah berjuang
Darwinisme
Published :
11:25 PM
Author :
Djendral's Jack
Darwinisme mengemukakan bahwa terdapat fosil-fosil bentuk peralihan, namun kenyataannya tidak ditemukan ... Darwinisme mengemukakan bukti ilmiah yang tidak absah ... Meskipun seluruh fosil yang telah ditemukan dengan jelas membuktikan penciptaan, Darwinisme bersikukuh menyatakan hal yang sama sekali bertolak belakang ... Teori ini berupaya meyakinkan orang untuk mempercayai bahwa para seniman, ilmuwan dan profesor dapat terbentuk sebagai hasil dari ketidaksengajaan, melalui pembentukan protein-protein, yang memiliki peluang pembentukan secara kebetulan sebesar 1 per 10950, dengan kata lan "sebuah kemustahilan". Darwinisme bahkan berusaha menjadikan orang percaya bahwa para profesor yang terbentuk dengan cara seperti ini mendirikan universitas-universitas untuk mengkaji bagaimana diri mereka sendiri muncul menjadi ada secara tidak disengaja atau kebetulan.
Darwinisme menganggap kromosom di dalam sel makhluk hidup yang mengandung kode informasi lebih banyak daripada sebuah perpustakaan raksasa sebagai buah karya peristiwa kebetulan semata ... Teori ini menyatakan bahwa kekuatan mahahebat dari peristiwa kebetulan menjadikan atom-atom yang tidak dapat melihat, mendengar dan berpikir berubah menjadi manusia yang dapat melihat, mendengar, merasakan, berpikir dan berkesadaran… Bagi Darwinisme, peristiwa kebetulan atau ketidaksengajaan adalah tuhan yang melakukan karya-karya luar biasa. Dalam uraian ini akan Anda pahami betapa mantra hitam Darwinisme ini telah terhapuskan.
1. Darwinisme tidak lagi mampu mengatakan bahwa protein dapat terbentuk melalui evolusi. Sebab peluang terbentuknya satu protein saja dengan urutan yang benar secara acak adalah 1 per 10950, sebuah angka yang menunjukkan kemustahilan secara matematis.
2. Darwinisme tidak lagi merujuk kepada fosil-fosil sebagai bukti terjadinya evolusi. Hal ini dikarenakan seluruh penggalian yang dilakukan di seluruh dunia dari pertengahan abad ke-19 hingga hari ini, tak satu pun dari "bentuk-bentuk peralihan" yang menurut para evolusionis seharusnya ada dalam jumlah jutaan ternyata tidak pernah ditemukan. Telah disadari bahwa bentuk-bentuk "mata rantai" ini tidak lain hanyalah sebuah kisah khayalan.
3. Para evolusionis berputus asa di hadapan fosil-fosil yang berjumlah tak berhingga yang telah berhasil digali hingga saat ini. Hal ini disebabkan semua fosil-fosil ini memiliki seluruh ciri-ciri yang mendukung dan membuktikan penciptaan.
4. Para evolusionis tidak lagi mampu menyatakan bahwa Archaeopteryx adalah nenek moyang burung, sebab penelitian terkini terhadap fosil-fosil Archaeopteryx telah sama sekali menggugurkan pernyataan bahwa Archaeopteryx adalah makhluk "setengah-burung." Telah diketahui bahwa Archaeopteryx memiliki struktur anatomi dan otak yang sempurna yang diperlukan untuk terbang, dengan kata lain Archaeopteryx adalah seekor burung sejati, dan "dongeng khayal tentang evolusi burung" tidak lagi dapat dipertahankan keabsahannya.
5. Darwinisme tidak lagi dapat menggunakan urutan palsu yang dikenal sebagai "silsilah evolusi kuda." Telah diketahui bahwa urutan silsilah palsu ini tersusun dari sejumlah spesies terpisah yang hidup di zaman yang berbeda dan di wilayah yang berbeda.
6. Darwinisme tidak lagi dapat menggunakan fosil yang dikenal sebagai Coelocanth untuk mendukung dongeng khayal peralihan dari air ke darat, sebab sejak pernyataan tersebut dikemukakan diketahui bahwa makhluk ini, yang sebelumnya dikukuhkan sebagai bentuk peralihan yang punah, ternyata ikan yang menghuni dasar lautan yang kini masih hidup, dan lebih dari 200 ikan hidup dari jenis tersebut hingga kini telah berhasil ditangkap.
7. Darwinisme tidak mampu lagi menyatakan bahwa makhluk hidup seperti Ramapithecus dan serangkaian Australopithecus (A. Bosei, A. Robustus, A. Aferensis, Africanus dst.) adalah para nenek moyang manusia. Hal ini disebabkan penelitian terhadap fosil-fosil ini telah memperlihatkan bahwa semua makhluk ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan manusia dan merupakan spesies-spesies kera sejati yang punah.
8. Darwinisme tidak akan lagi mampu membohongi masyarakat dengan gambar-gambar rekonstruksi [reka ulang], sebab para ilmuwan telah dengan jelas mengungkapkan bahwa rekonstruksi ini, yang didasarkan pada sisa-sisa tubuh hewan yang pernah hidup di masa lalu, tidaklah bernilai ilmiah dan sama sekali tidak dapat dipercaya.
9. Darwinisme tidak mampu lagi mengemukakan "Manusia Piltdown" sebagai bukti bagi evolusi, sebab penelitian menunjukkan bahwa fosil seperti "Manusia Piltdown" tidak pernah ada dan selama 40 tahun masyarakat telah dibohongi dengan sepotong rahang orang hutan yang direkatkan pada sebongkah tengkorak manusia.
10. Darwinisme tidak dapat lagi menyatakan bahwa "Manusia Nebraska" dan keluarganya membenarkan evolusi, sebab telah dikukuhkan bahwa fosil-fosil gigi geraham yang dijadikan bukti bagi kisah "Manusia Nebraska" ternyata milik sejenis babi liar yang telah punah.
11. Darwinisme tidak lagi mampu menyatakan bahwa seleksi alam mendorong terjadinya evolusi, sebab telah dibuktikan secara ilmiah bahwa mekanisme yang dimaksud tidak dapat menyebabkan makhluk hidup berevolusi dan tidak dapat menyebabkan mereka memperoleh sifat-sifat baru.
Para pendukung Darwinisme telah melakukan banyak sekali penyebaran informasi keliru sebagaimana disebutkan di atas, dan waktu telah mengungkap bahwa semua hal tersebut tidaklah benar. Misalnya, telah diketahui bahwa mutasi yang dulunya dinyatakan memiliki daya
evolusi ternyata malah sama sekali bersifat merusak, dan berdampak menimbulkan penyakit, cacat atau kematian, dan bukan perbaikan...
Telah diketahui bahwa struktur pada embrio manusia yang dulunya dikatakan oleh para Darwinis sebagai insang ternyata adalah cikal bakal saluran telinga bagian tengah, kelenjar paratiroid and kelenjar timus. Telah terungkap pula bahwa perubahan-perubahan telah sengaja dilakukan pada gambar-gambar embrio untuk memberi dukungan pada evolusi. Telah diketahui bahwa informasi genetik bagi kekebalan terhadap berbagai antibiotik yang terdapat pada bakteri ternyata telah ada pada DNA mereka "sejak saat bakteri tersebut ada di dunia ini"...
ANDA DAPAT MEMAHAMI SEMUA FAKTA INI SECARA RINCI DALAM FILM-FILM DAN BUKU-BUKU BERIKUT INI ON-LINE SECARA GRATIS:
3. DARWINISME TERBANTAHKAN (Buku - terutama untuk kalangan tingkat mahasiswa, akademisi dan ilmuwan)
Thursday, July 12, 2012
Kisah Nabi Adam as Syurga yang serba nikmat
Published :
10:22 PM
Author :
Djendral's Jack
Segala kesenangan ada di dalamnya. Semua tersedia apa saja yang diinginkan, tanpa bersusah payah memperolehnya. Sungguh suatu tempat yang amat indah dan permai, menjadi idaman setiap insan. Demikianlah menurut riwayat, tatkala Allah SWT. selesai mencipta alam semesta dan makhluk-makhluk lainnya, maka dicipta-Nya pula Adam ‘alaihissalam sebagai manusia pertama. Hamba yang dimuliakan itu ditempatkan Allah SWT di dalam Syurga (Jannah).
Adam a.s hidup sendirian dan sebatang kara, tanpa mempunyai seorang kawan pun. Ia berjalan ke kiri dan ke kanan, menghadap ke langit-langit yang tinggi, ke bumi terhampar jauh di seberang, maka tiadalah sesuatu yang dilihatnya dari mahkluk sejenisnya kecuali burung-burung yang berterbangan ke sana ke mari, sambil berkejar-kejaran di angkasa bebas, bernyanyi-nyanyi, bersiul-siul, seolah-olah memamerkan kemesraan.
Adam a.s terpikat melihatnya, rindu berkeadaan demikian. Tetapi sungguh malang, siapalah gerangan kawan yang hendak diajak. Ia merasa kesepian, lama sudah. Ia tinggal di syurga bagai orang kebingungan, tiada pasangan yang akan dibujuk bermesraan sebagaimana burung-burung yang dilihatnya.
Tiada pekerjaan sehari-hari kecuali bermalas-malasan begitu saja, bersantai berangin-angin di dalam taman syurga yang indah permai, yang ditumbuhi oleh bermacam-macam bunga semerbak yang wangi, yang di bawahnya mengalir anak-anak sungai bercabang-cabang, yang desiran airnya bagai mengandung pembangkit rindu.
Adam kesepian
Apa saja yg ada di dalam syurga semuanya nikmat! Tetapi apalah arti segalanya kalau hati selalu gelisah, resah di dalam kesepian seorang diri? Itulah satu-satunya kekurangan yang dirasakan Adam a.s di dalam syurga. Ia perlu akan sesuatu, iaitu kepada kawan sejenis yang akan mendampinginya di dalam kesenangan yang tak terhingga itu. Kadangkala kalau rindunya datang, turunlah ia ke bawah pohon-pohon rindang mencari hiburan, mendengarkan burung-burung bernyanyi bersahut-sahutan, tetapi aduhai kasihan…bukannya hati menjadi tenteram, malah menjadi lebih tertikam. Kalau angin bertiup sepoi-sepoi basah di mana daun-daunan bergerak lemah gemulai dan mendesirkan suara sayup-sayup, maka terkesanlah di hatinya keharuan yang begitu mendalam; dirasakannya sebagai derita batin yang dalam dibalik kenikmatan yang dianugerahkan Allah kepadanya.
Tetapi walaupun demikian, agaknya Adam a.s malu mengadukan halnya kepada Allah SWT. Namun, walaupun Adam a.s malu untuk mengadu, Allah Ta’ala sendiri Maha Tahu serta Maha Melihat apa yang tersembunyi di kalbu hamba-Nya. Oleh karena itu Allah Ta’ala ingin mengusir rasa kesepian Adam.
Hawa diciptakan
Tatkala Adam a.s sudah berada di puncak kerinduan dan keinginan untuk mendapatkan kawan, sedang ia lagi duduk termenung di atas tempat duduk yang berlapiskan tilam permadani serba mewah, maka tiba-tiba ngantukpun datang menawannya serta langsung membawanya hanyut ke alam tidur.
Adam a.s tertidur nyenyak, tak sadar kepada sesuatu yang ada di sekitarnya. Dalam saat-saat yang demikian itulah Allah SWT menyampaikan wahyu kepada malaikat Jibril a.s untuk mencabut tulang rusuk Adam a.s dari lambung sebelah kiri. Bagai orang yang sedang terbius, Adam a.s tidak merasakan apa-apa ketika tulang rusuknya dicabut oleh malaikat Jibril a.s.
Dan oleh kudrat kuasa Ilahi yang manakala menghendaki terjadinya sesuatu cukup berkata “Kun!” maka terciptalah Hawa dari tulang rusuk Adam a.s, sebagai insan kedua penghuni syurga dan sebagai pelengkap kurnia yang dianugerahkan kepada Adam a.s yang mendambakan seorang kawan tempat ia bisa bermesraan dan bersenda gurau.
Pertemuan Adam dan Hawa
Hawa duduk bersandar pada bantal lembut di atas tempat duduk megah yang bertatahkan emas dan permata-permata bermutu manikam, sambil terpesona memperhatikan kecerahan wajah dari seorang lelaki yang sedang terbaring, tak jauh di depannya.
Butir-butir fikiran yang menggelombang di dalam sanubari Hawa seolah-olah merupakan arus-arus tenaga listrik yang datang mengetuk kalbu Adam a.s, yang langsung menerimanya sebagai mimpi yang berkesan di dalam gambaran jiwanya seketika itu.
Adam terjaga….! Alangkah terkejutnya ia ketika dilihatnya ada makhluk manusia seperti dirinya hanya beberapa langkah di hadapannya. Ia seolah tak percaya pada penglihatannya. Ia masih terbaring mengusap matanya beberapa kali untuk memastikan apa yang sedang dilihatnya.
Hawa yang diciptakan lengkap dengan perasaan malu, segera memutar badannya sekedar untuk menyembunyikan bukit-bukit di dadanya, seraya mengirimkan senyum manis bercampur manja, diiringi pandangan melirik dari sudut mata yang memberikan sinar harapan bagi hati yang melihatnya.
Memang dijadikan Hawa dengan bentuk dan paras rupa yang sempurna. Ia dihiasi dengan kecantikan, kemanisan, keindahan, kejelitaan, kehalusan, kelemah-lembutan, kasih-sayang, kesucian, keibuan dan segala sifat-sifat keperibadian yang terpuji di samping bentuk tubuhnya yang mempesona serta memikat hati setiap yang memandangnya.
Ia adalah wanita tercantik yang menghiasai syurga, yang kecantikannya itu akan diwariskan turun temurun di hari kemudian, dan daripadanyalah maka ada kecantikan yang diwariskan kepada wanita-wanita yang datang dibelakangnya.
Adam a.s pun tak kurang gagah dan gantengnya. Tidak dijumpai cacat pada dirinya karena ia adalah satu-satunya makhluk insan yang dicipta oleh Allah SWT secara langsung tanpa perantaraan.
Semua ketampanan yang diperuntukkan bagi lelaki terkumpul padanya. Ketampanan itu pulalah yang diwariskan turun temurun kepada orang-orang di belakangnya sebagai anugerah Allah SWT kepada makhluk-Nya yang bergelar manusia. Bahkan diriwayatkan bahwa kelak semua penduduk syurga akan dibangkitkan dengan pantulan dari cahaya rupa Adam a.s.
Adam a.s bangkit dari pembaringannya, memperbaiki duduknya. Ia membuka matanya, memperhatikan dengan pandangan tajam. Ia sadar bahwa orang asing di depannya itu bukanlah bayangan selintas pandang, namun benar-benar suatu kenyataan dari wujud insani yang mempunyai bentuk fisik seperti dirinya. Ia yakin ia tidak salah pandang. Ia tahu itu manusia seperti dirinya, yang hanya berbeda kelaminnya saja. Ia serta merta dapat membuat kesimpulan bahwa makhluk di depannya adalah perempuan. Ia sadar bahwa itulah jenis yang dirindukannya. Hatinya gembira, bersyukur, bertahmid memuji Zat Maha Pencipta. Ia tertawa kepada gadis jelita itu, yang menyambutnya tersipu-sipu seraya menundukkan kepalanya dengan pandangan tak langsung, pandangan yang menyingkap apa yang terselip di kalbunya.
Adam terpikat
Adam terpikat pada wajah Hawa yang jelita, yang bagaikan kecantikan bidadari-bidadari di dalam syurga. Tuhan menanam asmara murni dan hasrat birahi di hati Adam a.s serta menjadikannya orang yang paling asyik dilamun cinta, yang tiada taranya dalam sejarah, yaitu kisah cinta dua insan di dalam syurga. Adam a.s ditakdirkan jatuh cinta kepada puteri yang paling cantik dari segala yang cantik, yang paling jelita dari segala yang jelita, dan yang paling harum dari segala yang harum.
Adam a.s dibisikkan oleh hatinya agar merayu Hawa. Ia berseru: “Aduh, hai si jelita, siapakah gerangan kekasih ini? Dari manakah datangmu, dan untuk siapakah engkau disini?” Suaranya sopan, lembut, dan penuh kasih sayang. “Aku Hawa,” sambutnya ramah. “Aku dari Pencipta!” suaranya tertegun seketika. “Aku….aku….aku, dijadikan untukmu!” tekanan suaranya menyakinkan.
Tiada suara yang seindah dan semerdu itu walaupun berbagai suara merdu dan indah terdengar setiap saat di dalam syurga. Tetapi suara Hawa….tidak pernah di dengarnya suara sebegitu indah yang keluar dari bibir mungil si wanita jelita itu. Suaranya membangkitkan rindu, gerakan tubuhnya menimbulkan semangat.
Kata-kata yang paling segar didengar Adam a.s ialah tatkala Hawa mengucapkan terputus-putus: “Aku….aku….aku, dijadikan untukmu!” Kata-kata itu nikmat, menambah kemesraan Adam kepada Hawa.
Adam a.s sadar bahwa nikmat itu datang dari Tuhan dan cintapun datang dari Tuhan. Ia tahu bahwa Allah SWT itu cantik, suka kepada kecantikan. Jadi, kalau cinta kepada kecantikan berartilah pula cinta kepada Tuhan. Jadi cinta itu bukan dosa tetapi malah suatu pengabdian. Dengan mengenali cinta, makrifat kepada Tuhan semakin mendalam. Cinta kepada Hawa berarti cinta kepada Pencipta. Dengan keyakinan demikian Adam a.s menjemput Hawa dengan berkata: “Kekasihku, ke marilah engkau!” Suaranya halus, penuh kemesraan.
“Aku malu!” balas Hawa seolah-olah menolak. Tangannya, kepalanya, memberi isyarat menolak seraya memandang Adam dengan penuh ketakjuban. “Kalau engkau yang inginkan aku, engkaulah yang ke sini!” Suaranya yang bagaikan irama seolah-olah memberi harapan. Adam tidak ragu-ragu. Ia mengayuh langkah gagah mendatangi Hawa. Maka sejak itulah menjadi adat bahwa wanita itu didatangi, bukan mendatangi.
Hawa bangkit dari tempat duduknya, bergeser beberapa langkah ke belakang. Ia sadar bahwa walaupun dirinya diperuntukkan bagi Adam a.s, namunlah haruslah mempunyai syarat-syarat tertentu. Di dalam sanubarinya, ia tak dapat menyangkal bahwa iapun terpesona dan tertarik kepada wajah Adam a.s yang sungguh indah.
Adam a.s tidak putus asa. Ia tahu itu bukan dosa. Ia tahu membaca isi hati. Ia tahu bukannya Hawa menolak, tetapi menghindarnya itu memanglah suatu perbuatan wajar dari sikap malu seorang gadis yang berbudi. Ia tahu bahwa di balik “malu” terselit “rasa mau”. Karenanya ia yakin pada dirinya bahwa Hawa diperuntukkan baginya. Naluri insaninya bergelora. Tatkala ia sudah dekat pada Hawa serta hendak mengulurkan tangan sucinya kepadanya, maka tiba-tiba terdengarlah panggilan ghaib berseru: “Hai Adam….tahanlah dirimu. Pergaulanmu dengan Hawa tidak halal kecuali dengan mahar dan menikah!”. Adam a.s tertegun, kembali ke tempatnya dengan taat. Hawa pun mendengar teguran itu dan hatinya tenteram.
Kedua manusia syurga itu sama-sama terdiam seolah-olah menunggu perintah.
Perkawinan Adam dan Hawa
Allah SWT. Yang Maha Pengasih untuk menyempurnakan nikmatnya lahir dan batin kepada kedua hamba-Nya yang saling memerlukan itu, segera memerintahkan gadis-gadis bidadari penghuni syurga untuk menghiasi dan menghibur mempelai perempuan itu serta membawakan kepadanya perhiasan-perhiasan syurga. Sementara itu diperintahkan pula kepada malaikat langit untuk berkumpul bersama-sama di bawah pohon “Syajarah Thuba”, menjadi saksi atas pernikahan Adam dan Hawa.
Diriwayatkan bahwa pada akad pernikahan itu Allah SWT. berfirman: “Segala puji adalah kepunyaan-Ku, segala kebesaran adalah pakaian-Ku, segala kemegahan adalah hiasan-Ku dan segala makhluk adalah hamba-Ku dan di bawah kekuasaan-Ku. Menjadi saksilah kamu hai para malaikat dan para penghuni langit dan syurga bahwa Aku menikahkan Hawa dengan Adam, kedua ciptaan-Ku dengan mahar, dan hendaklah keduanya bertahlil dan bertahmid kepada-Ku!”.
Malaikat dan para bidadari berdatangan
Setelah akad nikah selesai berdatanganlah para malaikat dan para bidadari menyebarkan mutiara-mutiara yaqut dan intan-intan permata kemilau kepada kedua pengantin agung tersebut. Selesai upacara akad, diantarlah Adam a.s mendapatkan isterinya di istana megah yang akan mereka diami.
Hawa menuntut haknya. Hak yang disyariatkan Tuhan sejak semula. “Mana mahar?” tanyanya. Ia menolak bersentuhan sebelum mahar pemberian dibayar dulu.
Adam a.s bingung seketika. Lalu sadar bahwa untuk menerima haruslah bersedia memberi. Ia insaf bahwa yang demikian itu haruslah menjadi kaidah pertama dalam pergaulan hidup.
Sekarang ia sudah mempunyai kawan. Antara sesama kawan harus ada saling memberi dan saling menerima. Pemberian pertama pada pernikahan untuk menerima kehalalan ialah mahar. Oleh karenanya Adam a.s menyedari bahwa tuntutan Hawa untuk menerima mahar adalah benar.
Mahar perkahwinan Adam
Pergaulan hidup adalah persahabatan! Dan pergaulan antara lelaki dengan wanita akan berubah menjadi perkawinan apabila disertai dengan mahar. Dan kini apakah bentuk mahar yang harus diberikan? Itulah yang sedang dipikirkan Adam.
Untuk keluar dari keraguan, Adam a.s berseru: “Ilahi, Rabbi! Apakah gerangan yang akan kuberikan kepadanya? Emaskah, intankah, perak atau permata?”. “Bukan!” kata Tuhan. “Apakah hamba akan berpuasa atau sholat atau bertasbih untuk-Mu sebagai maharnya?” tanya Adam a.s dengan penuh pengharapan. “Bukan!” tegas suara Ghaib. Adam diam, mententeramkan jiwanya. Kemudian bermohon dengan tekun: “Kalau begitu tunjukilah hamba-Mu jalan keluar!”.
Allah SWT. berfirman: “Mahar Hawa ialah sholawat sepuluh kali kepada Nabi-Ku, Nabi yang bakal Kubangkitkan, yang membawa pernyataan dari sifat-sifat-Ku: Muhammad, cincin permata dari para anbiya’ dan penutup serta penghulu segala Rasul. Ucapkanlah sepuluh kali!”.
Adam a.s merasa lega. Ia mengucapkan sepuluh kali sholawat ke atas Nabi Muhammad SAW. sebagai mahar kepada isterinya. Suatu mahar yang bernilai spiritual, karena Nabi Muhammad SAW adalah rohmatan lil ‘alamin (rahmat bagi seluruh alam).
Hawa mendengarkannya dan menerimanya sebagai mahar. “Hai Adam, kini Aku halalkan Hawa bagimu”, perintah Allah, “dan dapatlah ia sebagai isterimu!”. Adam a.s bersyukur lalu masuk kamar isterinya dengan ucapan salam. Hawa menyambutnya dengan segala keterbukaan dan cinta kasih yang tulus Allah SWT. berfirman kepada mereka: “Hai Adam, diamlah engkau bersama isterimu di dalam syurga dan makanlah (serta nikmatilah) apa saja yang kamu berdua ingini, dan janganlah kamu berdua mendekati pohon ini karena (apabila mendekatinya) kamu berdua akan menjadi zalim”. (Al-A’raaf: 19). Dengan pernikahan ini Adam a.s tidak lagi merasa kesepian di dalam syurga. Inilah percintaan dan pernikahan yang pertama dalam sejarah ummat manusia, dan berlangsung di dalam syurga yang penuh kenikmatan. yaitu sebuah pernikahan agung yang dihadiri oleh para bidadari, jin dan disaksikan oleh para malaikat.
Peristiwa pernikahan Adam dan Hawa terjadi pada hari Jum’at. Entah berapa lama keduanya berdiam di syurga, hanya Allah SWT yang tahu. Lalu keduanya diperintahkan turun ke bumi. Turun ke bumi untuk menyebar luaskan keturunan yang akan mengabdi kepada Allah SWT dengan janji bahwa syurga itu tetap tersedia di hari kemudian bagi hamba-hamba yang beriman dan beramal sholeh.
Firman Allah SWT.: “Kami berfirman: Turunlah kamu dari syurga itu. Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barangsiapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” (Al-Baqarah: 38).
Adam a.s hidup sendirian dan sebatang kara, tanpa mempunyai seorang kawan pun. Ia berjalan ke kiri dan ke kanan, menghadap ke langit-langit yang tinggi, ke bumi terhampar jauh di seberang, maka tiadalah sesuatu yang dilihatnya dari mahkluk sejenisnya kecuali burung-burung yang berterbangan ke sana ke mari, sambil berkejar-kejaran di angkasa bebas, bernyanyi-nyanyi, bersiul-siul, seolah-olah memamerkan kemesraan.
Adam a.s terpikat melihatnya, rindu berkeadaan demikian. Tetapi sungguh malang, siapalah gerangan kawan yang hendak diajak. Ia merasa kesepian, lama sudah. Ia tinggal di syurga bagai orang kebingungan, tiada pasangan yang akan dibujuk bermesraan sebagaimana burung-burung yang dilihatnya.
Tiada pekerjaan sehari-hari kecuali bermalas-malasan begitu saja, bersantai berangin-angin di dalam taman syurga yang indah permai, yang ditumbuhi oleh bermacam-macam bunga semerbak yang wangi, yang di bawahnya mengalir anak-anak sungai bercabang-cabang, yang desiran airnya bagai mengandung pembangkit rindu.
Adam kesepian
Apa saja yg ada di dalam syurga semuanya nikmat! Tetapi apalah arti segalanya kalau hati selalu gelisah, resah di dalam kesepian seorang diri? Itulah satu-satunya kekurangan yang dirasakan Adam a.s di dalam syurga. Ia perlu akan sesuatu, iaitu kepada kawan sejenis yang akan mendampinginya di dalam kesenangan yang tak terhingga itu. Kadangkala kalau rindunya datang, turunlah ia ke bawah pohon-pohon rindang mencari hiburan, mendengarkan burung-burung bernyanyi bersahut-sahutan, tetapi aduhai kasihan…bukannya hati menjadi tenteram, malah menjadi lebih tertikam. Kalau angin bertiup sepoi-sepoi basah di mana daun-daunan bergerak lemah gemulai dan mendesirkan suara sayup-sayup, maka terkesanlah di hatinya keharuan yang begitu mendalam; dirasakannya sebagai derita batin yang dalam dibalik kenikmatan yang dianugerahkan Allah kepadanya.
Tetapi walaupun demikian, agaknya Adam a.s malu mengadukan halnya kepada Allah SWT. Namun, walaupun Adam a.s malu untuk mengadu, Allah Ta’ala sendiri Maha Tahu serta Maha Melihat apa yang tersembunyi di kalbu hamba-Nya. Oleh karena itu Allah Ta’ala ingin mengusir rasa kesepian Adam.
Hawa diciptakan
Tatkala Adam a.s sudah berada di puncak kerinduan dan keinginan untuk mendapatkan kawan, sedang ia lagi duduk termenung di atas tempat duduk yang berlapiskan tilam permadani serba mewah, maka tiba-tiba ngantukpun datang menawannya serta langsung membawanya hanyut ke alam tidur.
Adam a.s tertidur nyenyak, tak sadar kepada sesuatu yang ada di sekitarnya. Dalam saat-saat yang demikian itulah Allah SWT menyampaikan wahyu kepada malaikat Jibril a.s untuk mencabut tulang rusuk Adam a.s dari lambung sebelah kiri. Bagai orang yang sedang terbius, Adam a.s tidak merasakan apa-apa ketika tulang rusuknya dicabut oleh malaikat Jibril a.s.
Dan oleh kudrat kuasa Ilahi yang manakala menghendaki terjadinya sesuatu cukup berkata “Kun!” maka terciptalah Hawa dari tulang rusuk Adam a.s, sebagai insan kedua penghuni syurga dan sebagai pelengkap kurnia yang dianugerahkan kepada Adam a.s yang mendambakan seorang kawan tempat ia bisa bermesraan dan bersenda gurau.
Pertemuan Adam dan Hawa
Hawa duduk bersandar pada bantal lembut di atas tempat duduk megah yang bertatahkan emas dan permata-permata bermutu manikam, sambil terpesona memperhatikan kecerahan wajah dari seorang lelaki yang sedang terbaring, tak jauh di depannya.
Butir-butir fikiran yang menggelombang di dalam sanubari Hawa seolah-olah merupakan arus-arus tenaga listrik yang datang mengetuk kalbu Adam a.s, yang langsung menerimanya sebagai mimpi yang berkesan di dalam gambaran jiwanya seketika itu.
Adam terjaga….! Alangkah terkejutnya ia ketika dilihatnya ada makhluk manusia seperti dirinya hanya beberapa langkah di hadapannya. Ia seolah tak percaya pada penglihatannya. Ia masih terbaring mengusap matanya beberapa kali untuk memastikan apa yang sedang dilihatnya.
Hawa yang diciptakan lengkap dengan perasaan malu, segera memutar badannya sekedar untuk menyembunyikan bukit-bukit di dadanya, seraya mengirimkan senyum manis bercampur manja, diiringi pandangan melirik dari sudut mata yang memberikan sinar harapan bagi hati yang melihatnya.
Memang dijadikan Hawa dengan bentuk dan paras rupa yang sempurna. Ia dihiasi dengan kecantikan, kemanisan, keindahan, kejelitaan, kehalusan, kelemah-lembutan, kasih-sayang, kesucian, keibuan dan segala sifat-sifat keperibadian yang terpuji di samping bentuk tubuhnya yang mempesona serta memikat hati setiap yang memandangnya.
Ia adalah wanita tercantik yang menghiasai syurga, yang kecantikannya itu akan diwariskan turun temurun di hari kemudian, dan daripadanyalah maka ada kecantikan yang diwariskan kepada wanita-wanita yang datang dibelakangnya.
Adam a.s pun tak kurang gagah dan gantengnya. Tidak dijumpai cacat pada dirinya karena ia adalah satu-satunya makhluk insan yang dicipta oleh Allah SWT secara langsung tanpa perantaraan.
Semua ketampanan yang diperuntukkan bagi lelaki terkumpul padanya. Ketampanan itu pulalah yang diwariskan turun temurun kepada orang-orang di belakangnya sebagai anugerah Allah SWT kepada makhluk-Nya yang bergelar manusia. Bahkan diriwayatkan bahwa kelak semua penduduk syurga akan dibangkitkan dengan pantulan dari cahaya rupa Adam a.s.
Adam a.s bangkit dari pembaringannya, memperbaiki duduknya. Ia membuka matanya, memperhatikan dengan pandangan tajam. Ia sadar bahwa orang asing di depannya itu bukanlah bayangan selintas pandang, namun benar-benar suatu kenyataan dari wujud insani yang mempunyai bentuk fisik seperti dirinya. Ia yakin ia tidak salah pandang. Ia tahu itu manusia seperti dirinya, yang hanya berbeda kelaminnya saja. Ia serta merta dapat membuat kesimpulan bahwa makhluk di depannya adalah perempuan. Ia sadar bahwa itulah jenis yang dirindukannya. Hatinya gembira, bersyukur, bertahmid memuji Zat Maha Pencipta. Ia tertawa kepada gadis jelita itu, yang menyambutnya tersipu-sipu seraya menundukkan kepalanya dengan pandangan tak langsung, pandangan yang menyingkap apa yang terselip di kalbunya.
Adam terpikat
Adam terpikat pada wajah Hawa yang jelita, yang bagaikan kecantikan bidadari-bidadari di dalam syurga. Tuhan menanam asmara murni dan hasrat birahi di hati Adam a.s serta menjadikannya orang yang paling asyik dilamun cinta, yang tiada taranya dalam sejarah, yaitu kisah cinta dua insan di dalam syurga. Adam a.s ditakdirkan jatuh cinta kepada puteri yang paling cantik dari segala yang cantik, yang paling jelita dari segala yang jelita, dan yang paling harum dari segala yang harum.
Adam a.s dibisikkan oleh hatinya agar merayu Hawa. Ia berseru: “Aduh, hai si jelita, siapakah gerangan kekasih ini? Dari manakah datangmu, dan untuk siapakah engkau disini?” Suaranya sopan, lembut, dan penuh kasih sayang. “Aku Hawa,” sambutnya ramah. “Aku dari Pencipta!” suaranya tertegun seketika. “Aku….aku….aku, dijadikan untukmu!” tekanan suaranya menyakinkan.
Tiada suara yang seindah dan semerdu itu walaupun berbagai suara merdu dan indah terdengar setiap saat di dalam syurga. Tetapi suara Hawa….tidak pernah di dengarnya suara sebegitu indah yang keluar dari bibir mungil si wanita jelita itu. Suaranya membangkitkan rindu, gerakan tubuhnya menimbulkan semangat.
Kata-kata yang paling segar didengar Adam a.s ialah tatkala Hawa mengucapkan terputus-putus: “Aku….aku….aku, dijadikan untukmu!” Kata-kata itu nikmat, menambah kemesraan Adam kepada Hawa.
Adam a.s sadar bahwa nikmat itu datang dari Tuhan dan cintapun datang dari Tuhan. Ia tahu bahwa Allah SWT itu cantik, suka kepada kecantikan. Jadi, kalau cinta kepada kecantikan berartilah pula cinta kepada Tuhan. Jadi cinta itu bukan dosa tetapi malah suatu pengabdian. Dengan mengenali cinta, makrifat kepada Tuhan semakin mendalam. Cinta kepada Hawa berarti cinta kepada Pencipta. Dengan keyakinan demikian Adam a.s menjemput Hawa dengan berkata: “Kekasihku, ke marilah engkau!” Suaranya halus, penuh kemesraan.
“Aku malu!” balas Hawa seolah-olah menolak. Tangannya, kepalanya, memberi isyarat menolak seraya memandang Adam dengan penuh ketakjuban. “Kalau engkau yang inginkan aku, engkaulah yang ke sini!” Suaranya yang bagaikan irama seolah-olah memberi harapan. Adam tidak ragu-ragu. Ia mengayuh langkah gagah mendatangi Hawa. Maka sejak itulah menjadi adat bahwa wanita itu didatangi, bukan mendatangi.
Hawa bangkit dari tempat duduknya, bergeser beberapa langkah ke belakang. Ia sadar bahwa walaupun dirinya diperuntukkan bagi Adam a.s, namunlah haruslah mempunyai syarat-syarat tertentu. Di dalam sanubarinya, ia tak dapat menyangkal bahwa iapun terpesona dan tertarik kepada wajah Adam a.s yang sungguh indah.
Adam a.s tidak putus asa. Ia tahu itu bukan dosa. Ia tahu membaca isi hati. Ia tahu bukannya Hawa menolak, tetapi menghindarnya itu memanglah suatu perbuatan wajar dari sikap malu seorang gadis yang berbudi. Ia tahu bahwa di balik “malu” terselit “rasa mau”. Karenanya ia yakin pada dirinya bahwa Hawa diperuntukkan baginya. Naluri insaninya bergelora. Tatkala ia sudah dekat pada Hawa serta hendak mengulurkan tangan sucinya kepadanya, maka tiba-tiba terdengarlah panggilan ghaib berseru: “Hai Adam….tahanlah dirimu. Pergaulanmu dengan Hawa tidak halal kecuali dengan mahar dan menikah!”. Adam a.s tertegun, kembali ke tempatnya dengan taat. Hawa pun mendengar teguran itu dan hatinya tenteram.
Kedua manusia syurga itu sama-sama terdiam seolah-olah menunggu perintah.
Perkawinan Adam dan Hawa
Allah SWT. Yang Maha Pengasih untuk menyempurnakan nikmatnya lahir dan batin kepada kedua hamba-Nya yang saling memerlukan itu, segera memerintahkan gadis-gadis bidadari penghuni syurga untuk menghiasi dan menghibur mempelai perempuan itu serta membawakan kepadanya perhiasan-perhiasan syurga. Sementara itu diperintahkan pula kepada malaikat langit untuk berkumpul bersama-sama di bawah pohon “Syajarah Thuba”, menjadi saksi atas pernikahan Adam dan Hawa.
Diriwayatkan bahwa pada akad pernikahan itu Allah SWT. berfirman: “Segala puji adalah kepunyaan-Ku, segala kebesaran adalah pakaian-Ku, segala kemegahan adalah hiasan-Ku dan segala makhluk adalah hamba-Ku dan di bawah kekuasaan-Ku. Menjadi saksilah kamu hai para malaikat dan para penghuni langit dan syurga bahwa Aku menikahkan Hawa dengan Adam, kedua ciptaan-Ku dengan mahar, dan hendaklah keduanya bertahlil dan bertahmid kepada-Ku!”.
Malaikat dan para bidadari berdatangan
Setelah akad nikah selesai berdatanganlah para malaikat dan para bidadari menyebarkan mutiara-mutiara yaqut dan intan-intan permata kemilau kepada kedua pengantin agung tersebut. Selesai upacara akad, diantarlah Adam a.s mendapatkan isterinya di istana megah yang akan mereka diami.
Hawa menuntut haknya. Hak yang disyariatkan Tuhan sejak semula. “Mana mahar?” tanyanya. Ia menolak bersentuhan sebelum mahar pemberian dibayar dulu.
Adam a.s bingung seketika. Lalu sadar bahwa untuk menerima haruslah bersedia memberi. Ia insaf bahwa yang demikian itu haruslah menjadi kaidah pertama dalam pergaulan hidup.
Sekarang ia sudah mempunyai kawan. Antara sesama kawan harus ada saling memberi dan saling menerima. Pemberian pertama pada pernikahan untuk menerima kehalalan ialah mahar. Oleh karenanya Adam a.s menyedari bahwa tuntutan Hawa untuk menerima mahar adalah benar.
Mahar perkahwinan Adam
Pergaulan hidup adalah persahabatan! Dan pergaulan antara lelaki dengan wanita akan berubah menjadi perkawinan apabila disertai dengan mahar. Dan kini apakah bentuk mahar yang harus diberikan? Itulah yang sedang dipikirkan Adam.
Untuk keluar dari keraguan, Adam a.s berseru: “Ilahi, Rabbi! Apakah gerangan yang akan kuberikan kepadanya? Emaskah, intankah, perak atau permata?”. “Bukan!” kata Tuhan. “Apakah hamba akan berpuasa atau sholat atau bertasbih untuk-Mu sebagai maharnya?” tanya Adam a.s dengan penuh pengharapan. “Bukan!” tegas suara Ghaib. Adam diam, mententeramkan jiwanya. Kemudian bermohon dengan tekun: “Kalau begitu tunjukilah hamba-Mu jalan keluar!”.
Allah SWT. berfirman: “Mahar Hawa ialah sholawat sepuluh kali kepada Nabi-Ku, Nabi yang bakal Kubangkitkan, yang membawa pernyataan dari sifat-sifat-Ku: Muhammad, cincin permata dari para anbiya’ dan penutup serta penghulu segala Rasul. Ucapkanlah sepuluh kali!”.
Adam a.s merasa lega. Ia mengucapkan sepuluh kali sholawat ke atas Nabi Muhammad SAW. sebagai mahar kepada isterinya. Suatu mahar yang bernilai spiritual, karena Nabi Muhammad SAW adalah rohmatan lil ‘alamin (rahmat bagi seluruh alam).
Hawa mendengarkannya dan menerimanya sebagai mahar. “Hai Adam, kini Aku halalkan Hawa bagimu”, perintah Allah, “dan dapatlah ia sebagai isterimu!”. Adam a.s bersyukur lalu masuk kamar isterinya dengan ucapan salam. Hawa menyambutnya dengan segala keterbukaan dan cinta kasih yang tulus Allah SWT. berfirman kepada mereka: “Hai Adam, diamlah engkau bersama isterimu di dalam syurga dan makanlah (serta nikmatilah) apa saja yang kamu berdua ingini, dan janganlah kamu berdua mendekati pohon ini karena (apabila mendekatinya) kamu berdua akan menjadi zalim”. (Al-A’raaf: 19). Dengan pernikahan ini Adam a.s tidak lagi merasa kesepian di dalam syurga. Inilah percintaan dan pernikahan yang pertama dalam sejarah ummat manusia, dan berlangsung di dalam syurga yang penuh kenikmatan. yaitu sebuah pernikahan agung yang dihadiri oleh para bidadari, jin dan disaksikan oleh para malaikat.
Peristiwa pernikahan Adam dan Hawa terjadi pada hari Jum’at. Entah berapa lama keduanya berdiam di syurga, hanya Allah SWT yang tahu. Lalu keduanya diperintahkan turun ke bumi. Turun ke bumi untuk menyebar luaskan keturunan yang akan mengabdi kepada Allah SWT dengan janji bahwa syurga itu tetap tersedia di hari kemudian bagi hamba-hamba yang beriman dan beramal sholeh.
Firman Allah SWT.: “Kami berfirman: Turunlah kamu dari syurga itu. Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barangsiapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” (Al-Baqarah: 38).
Ketika Bumi Menjadi Sempit
Published :
10:11 PM
Author :
Djendral's Jack
Pernahkah anda merasakan bumi yang kita diami ini menjadi sempit sehingga napas kita menjadi sesak? Jika belum, dengarlah kisah Ka’ab bin Malik lima belas abad yang lampau. Ketika Nabi yang mulia berangkat perang bersama para sahabat beliau dalam perang Tabuk, ada tiga orang sahabat yang enggan ikut dalam barisan pasukan Nabi, yaitu Ka’ab bin Malik, Hilal bin Umayyah dan Mararah bin Rabi’ah. Ka’ab bercerita, “Ketika kudengar berita bahwa Nabi telah kembali dari Tabuk, terpikir dalam hatiku untuk berdusta. Aku berpikir bagaimana supaya selamat dari kemurkaan Nabi. Namun ketika Nabi sudah sampai di Madinah, aku berpikir bahwa aku tidak akan selamat sedikit pun.
Aku kemudian memutuskan untuk mengatakan yang sebenarnya mengapa aku tidak ikut berperang bersama beliau.” Nabi datang di Madinah. Aku temui dia. Beliau tersenyum, senyum marah. “Kemarilah,” ujar Nabi. Aku duduk di dekat beliau. Nabi yang mulia bertanya, “Apa yang menyebabkanmu tidak ikut berperang?” Aku berkata, Ya Rasul Allah, jikalau aku menghadap penduduk dunia selain engkau, tentu aku sanggup menyelamatkan diri dari dari kemurkaan dengan mengajukan alasan. Tetapi, demi Allah, sekiranya aku berdusta kepada engkau agar engkau ridha, mungkin Allah segera membuatmu marah kepadaku. Demi Allah, aku tidak mempunyai alasan apapun. Demi Allah, waktu aku meninggalkan diri, aku berada dalam keadaan yang baik (dan mampu untuk berperang).
Rasul bersabda, “Orang ini berbicara benar. Pergilah, sampai Allah memberikan keputusan tentang kamu.” Nabi kemudian mengisolir Ka’ab dan kedua temannya sampai datang putusan dari Allah. Nabi melarang kaum Muslim berbicara kepada mereka. Bahkan, isteri mereka pun kemudian dilarang mendekati mereka. Wajah umat Islam berubah kalau melihat Ka’ab. Mereka segera memalingkan wajahnya. Ka’ab bercerita, “Aku shalat berjam’ah bersama kaum Muslimin. Aku berkeliling kota dan pasar. Tidak seorangpun menegurku. Aku datangi Rasul sesudah shalat. Aku ucapkan salam kepadanya. Aku ingin tahu apakah beliau menggerakkan bibirnya membalas salamku.Aku shalat didekatnya dan mencoba melirik kepadanya. Usai shalat beliau melihatku, tetapi segera memalingkan wajahnya ke arah lain.
Aku tinggalkan Nabi. Aku berjalan dan berjalan, sampai ke rumah saudara sepupuku, Abu Qatadah. Kuucapkan salam, tetapi demi Allah ia tidak menjawab salamku. Aku berkata, “Hai Abu Qatadah, tahukah engkau bahwa aku mencintai Allah dan Rasul-Nya? Aku ulangi beberapa kali. Abu Qatadah hanya diam. Aku ulangi lagi. Ia menjawab, “Allah dan Rasul-Nya lebih tahu.” Air mata menggelegak di pelupuk mataku. Aku beranjak dari rumahnya.” Kejadian ini berlangsung lima puluh hari. Ka’ab dan kedua kawannya mengasingkan diri di sebuah bukit. Keluarganya mengantarkan makanan kepada mereka. Suatu hari Ka’ab berkata, “Orang-orang dilarang berbicara kepada kita. Kita pun sepatutnya tidak saling berbicara. Setelah itu mereka tinggal berjauhan.
Datang pula utusan dari Syam yang bermaksud merangkul Ka’ab dan kedua temannya agar membelot dari Islam dan bergabung dengan non-Muslim. Ka’ab berkata, “Tawaran ini juga bagian dari cobaan.” Ka’ab menampiknya dan tetap setia dalam Islam meski telah diisolir oleh umat Islam. Setiap hari Ka’ab dan kedua rekannya berdo’a, beristighfar dan menangis. Setelah lima puluh hari, Allah menurunkan ayat: “ (Dan Allah juga mengampuni) tiga orang yang meninggalkan diri di belakang. Ketika bumi yang luas terbentang terasa sempit bagi mereka dan mereka rasakan napas mereka sesak. Mereka tahu bahwa tidak ada tempat berlindung kecuali Allah. Kemudian Allah mengasihi mereka agar mereka kembali kepada Tuhan. Sesungguhnya Allah Penerima Taubat dan Maha Penyayang” (QS 9: 118)
Ka’ab mendengar berita pengampunan ini setelah subuh. Ia memeluk pembawa berita. Ia rebahkan dirinya bersujud syukur. Segera ia temui Rasul. Rasul menyambutnya dengan senyum yang bersinar. Ketika melihat sambutan Nabi seperti itu (yang berbeda dengan sebelumnya). Ka’ab tidak dapat menahan air matanya. Ia menciumi tangan dan kaki Rasul yang mulia. Karena ia mendapat ampunan itu berkat kejujurannya, ia berjanji bahwa sejak itu lidahnya tidak akan pernah mengucapkan kebohongan. (Tafsir al-Durr al-Mantsur 4:309-315; Jalaluddin Rakhmat, 1993: 77-80)
Akankah kita meninggalkan perintah Allah sementara kita sehat wal afiat.
Naudzubillahi min dzalik
Aku kemudian memutuskan untuk mengatakan yang sebenarnya mengapa aku tidak ikut berperang bersama beliau.” Nabi datang di Madinah. Aku temui dia. Beliau tersenyum, senyum marah. “Kemarilah,” ujar Nabi. Aku duduk di dekat beliau. Nabi yang mulia bertanya, “Apa yang menyebabkanmu tidak ikut berperang?” Aku berkata, Ya Rasul Allah, jikalau aku menghadap penduduk dunia selain engkau, tentu aku sanggup menyelamatkan diri dari dari kemurkaan dengan mengajukan alasan. Tetapi, demi Allah, sekiranya aku berdusta kepada engkau agar engkau ridha, mungkin Allah segera membuatmu marah kepadaku. Demi Allah, aku tidak mempunyai alasan apapun. Demi Allah, waktu aku meninggalkan diri, aku berada dalam keadaan yang baik (dan mampu untuk berperang).
Rasul bersabda, “Orang ini berbicara benar. Pergilah, sampai Allah memberikan keputusan tentang kamu.” Nabi kemudian mengisolir Ka’ab dan kedua temannya sampai datang putusan dari Allah. Nabi melarang kaum Muslim berbicara kepada mereka. Bahkan, isteri mereka pun kemudian dilarang mendekati mereka. Wajah umat Islam berubah kalau melihat Ka’ab. Mereka segera memalingkan wajahnya. Ka’ab bercerita, “Aku shalat berjam’ah bersama kaum Muslimin. Aku berkeliling kota dan pasar. Tidak seorangpun menegurku. Aku datangi Rasul sesudah shalat. Aku ucapkan salam kepadanya. Aku ingin tahu apakah beliau menggerakkan bibirnya membalas salamku.Aku shalat didekatnya dan mencoba melirik kepadanya. Usai shalat beliau melihatku, tetapi segera memalingkan wajahnya ke arah lain.
Aku tinggalkan Nabi. Aku berjalan dan berjalan, sampai ke rumah saudara sepupuku, Abu Qatadah. Kuucapkan salam, tetapi demi Allah ia tidak menjawab salamku. Aku berkata, “Hai Abu Qatadah, tahukah engkau bahwa aku mencintai Allah dan Rasul-Nya? Aku ulangi beberapa kali. Abu Qatadah hanya diam. Aku ulangi lagi. Ia menjawab, “Allah dan Rasul-Nya lebih tahu.” Air mata menggelegak di pelupuk mataku. Aku beranjak dari rumahnya.” Kejadian ini berlangsung lima puluh hari. Ka’ab dan kedua kawannya mengasingkan diri di sebuah bukit. Keluarganya mengantarkan makanan kepada mereka. Suatu hari Ka’ab berkata, “Orang-orang dilarang berbicara kepada kita. Kita pun sepatutnya tidak saling berbicara. Setelah itu mereka tinggal berjauhan.
Datang pula utusan dari Syam yang bermaksud merangkul Ka’ab dan kedua temannya agar membelot dari Islam dan bergabung dengan non-Muslim. Ka’ab berkata, “Tawaran ini juga bagian dari cobaan.” Ka’ab menampiknya dan tetap setia dalam Islam meski telah diisolir oleh umat Islam. Setiap hari Ka’ab dan kedua rekannya berdo’a, beristighfar dan menangis. Setelah lima puluh hari, Allah menurunkan ayat: “ (Dan Allah juga mengampuni) tiga orang yang meninggalkan diri di belakang. Ketika bumi yang luas terbentang terasa sempit bagi mereka dan mereka rasakan napas mereka sesak. Mereka tahu bahwa tidak ada tempat berlindung kecuali Allah. Kemudian Allah mengasihi mereka agar mereka kembali kepada Tuhan. Sesungguhnya Allah Penerima Taubat dan Maha Penyayang” (QS 9: 118)
Ka’ab mendengar berita pengampunan ini setelah subuh. Ia memeluk pembawa berita. Ia rebahkan dirinya bersujud syukur. Segera ia temui Rasul. Rasul menyambutnya dengan senyum yang bersinar. Ketika melihat sambutan Nabi seperti itu (yang berbeda dengan sebelumnya). Ka’ab tidak dapat menahan air matanya. Ia menciumi tangan dan kaki Rasul yang mulia. Karena ia mendapat ampunan itu berkat kejujurannya, ia berjanji bahwa sejak itu lidahnya tidak akan pernah mengucapkan kebohongan. (Tafsir al-Durr al-Mantsur 4:309-315; Jalaluddin Rakhmat, 1993: 77-80)
Akankah kita meninggalkan perintah Allah sementara kita sehat wal afiat.
Naudzubillahi min dzalik
Sunday, January 15, 2012
Lawan Apindo, Belasan Ribu Buruh Demo di Cikarang
Published :
3:26 AM
Author :
Djendral's Jack
Bekasi - Belasan ribu buruh di kawasan industri di Cikarang, Bekasi, berkumpul di perempatan EJIP Lippo Cikarang. Mereka melakukan aksi menentang Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) yang menggugat keputusan Gubernur Jawa Barat terkait Upah Minimum Kabupaten (UMK).
Menurut salah seorang karyawan yang juga ikut aksi, Andri, massa mulai berkumpul sejak pukul 12.00 WIB. Mereka sudah siap-siap untuk melakukan aksi sejak pukul 11.00 WIB.
"Kita sekarang berkumpul di perempatan Egip. Jumlah massa sudah belasan ribu orang. Hampir semua karyawan di kawasan ini ikut aksi," kata Andri saat dihubungi detikcom, Kamis (19/1/2012) pukul 13.30 WIB.
Andri menyebutkan, mayoritas peserta aksi mendapat izin perusahaan. "Sebelum aksi, kita tadi meeting dulu dengan manajemen. Dan kita diperbolehkan," imbuhnya.
Menurut salah seorang pembaca detikcom, Eko Prangg, akibat aksi demo ini menyebabkan kawasan Lippo Cikarang macet total.
"Perempatan Lippo Cikarang Macet total siang ini karena demo dari seluruh buruh di tiga kawasan industry : EJIP, HYUNDAI dan Delta Silicone. Rencananya demo akan terus berlanjut dan merembet ke kawasan Industri Jababeka dan MM2000," kata Eko melalui surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi detikcom.
Buruh dan Apindo bersengketa dalam penetapan UMK Bekasi, terutama terkait rencana Apindo Bekasi yang menggugat keputusan Gubernur melalui SK NO.561/Kep.1540-Bansos/2011 yang menetapkan UMK Bekasi sebesar Rp 1.491.866,-,Upah kelompok II Rp 1.715.645,- dan Kelompok I Rp 1.849.913,- melalui Pengadilan Tata Usaha Negara atau PTUN Bandung.
Para buruh berencana menggelar aksi pada tanggal 16-19 Januari 2012. Namun rencana tersebut batal karena sudah tercapai kesepakatan antara buruh dan Apindo. Tapi ternyata, hari ini kesepakatan tersebut dilanggar oleh Apindo, yang tetap menuntut UMK ke PTUN Bandung, Jawa Barat.
sumber:detik.com
Subscribe to:
Posts (Atom)
BACA JUGA....!!!
-
Cinta yang tak pernah habis untuk dibicarakan, entah berapa ribu bahkan jutaan kata-kata mutiara tentang cinta untuk diucapkan, direnungkan...
-
======================================================================== Menunggu CINTA mu itu seperti menunggu DAMRI jurusan kuburan,...
-
Arti Keberkahan Rezeki "Berkah" atau " al-barakah " bila kita pelajari dengan sebenarnya, baik melalui ilmu bahasa Ara...
-
Inilah nasehat berharga dari para ulama kita. Sungguh di zaman ini, kita akan melihat banyak orang yang menyia-nyiakan wak...





